Tangisan tengah malam.
Hi, sobat.
Selamat malam...
Terima kasih karena masih stay di blog Perempuan Indonesia.
Masih lanjut di kisah ku, kali ini aku mau bercerita di tempat berbeda. Ikuti kisah nya ya 🤗, selamat membaca...
Kali ini kisah ku pada saat aku duduk di bangku SMA, karena orang tua ku yang sering berpindah pindah tempat tinggal. Dan tinggalah aku dan adik ku yang menjadi korban karena harus menjangkau sekolah dengan jarak yang sangat jauh.
Saat itu kami pindah dan tinggal lagi di kota, entah mengapa disaat aku duduk di SMA kelas 3 orang tua ku memutuskan untuk kembali lagi tinggal di desa.
Karena tinggal di desa dan sekolah di kota, aku pun memutuskan untuk tidak mengikuti orang tua ku. Ya, aku tetap tinggal di kota. Di rumah ku, rumah kosong.
Awalnya aku rasa biasa saja, aku melakukan aktivitas seperti biasa. Hingga malam itu tiba, aku merasakan suasana yang berbeda. Malam itu terasa panas, hampir tidak ada udara.
Hari mulai larut dan aku pun tertidur, tak lama aku merasa bulu kuduk ku berdiri. Entah kenapa, seperti ada sesuatu. Sesuatu yang aku pun tidak tau.
Lalu aku seperti mendengar sayup sayup suara seorang perempuan yang sedang menangis. Tangisan yang sangat lirih sekali, tangisan yang seakan akan menggambarkan perasaan yang sedang hancur.
Bersamaan dengan suara itu merinding pula bulu kuduk ku. Awal nya aku diam saja, walau aku sadar ada yang tidak beres disana. Aku pun sadar kalau saat itu aku tidak sendiri.
Ku coba bertahan dengan melantun kan ayat ayat suci di dalam hati, dengan harapan suara tangisan itu segera hilang. Tapi kenyataan tidak, kenyataan suara tangisan itu semakin menjadi jadi. Aku semakin merinding seperti ada sesuatu yang dingin menyentuh ku.
Duhh, mau nya apa sih ini perempuan? Gumam ku dalam hati. Karena aku merasa sangat terganggu akhirnya aku memutuskan untuk pergi dan menginap di rumah saudara ku.
Karena rumah berdempetan, saat itu aku bisa langsung meminta ijin untuk bermalam di situ. Dan ketika itu juga aku mendengar paman dan bibi ku berkata "tuh liat yp pindah tidurnya, berarti bener tadi ada suara perempuan nangis"
Aku hanya bisa menghela nafas, tak ingin memperpanjang cerita. Dalam hati bertanya tanya, sebenarnya apa maksud perempuan itu? Apa ada yang ingin dia sampai kan??
Huft, apapun yang ingin dia sampai kan. Aku tidak mau dengar, mungkin begitu juga dengan kalian...
Semoga Allah S.W.T selalu melindungi kita semua. Aamiin...
Salam,
Yp19
Komentar
Posting Komentar
Selamat datang dan terima kasih masukan nya.
🙏