Mistery hilangnya janin
Hi guys, terima kasih untuk kalian yang selalu stay di sini, mohon support agar blog ini bisa menjadi lebih baik lagi.
Kejadian ini terjadi di tahun 90 an, dan kisah ini diceritakan oleh orang tuaku. Saat itu ada salah seorang tetanggaku sebut saja eko (suami) lastri (istri).
Eko dan lastri adalah pendatang dari kota, mereka pindah ke desa karena ingin merasakan udara yang sejuk katanya. Mereka bosan dengan riuh dan sesaknya kota Jakarta.
Pernikahan mereka memasuki usia 3 tahun, dan saat itu lastri sedang mengandung anak pertama mereka. Usia kandungan lastri sudah memasuki 7 bulan saat itu.
Kejadian itu bermula saat suatu malam lastri mimpi didatangi seorang kakek memakai baju serba hitam, dalam mimpi itu si kakek menunjuk nunjuk perut lastri.
Tetapi lastri menganggap mimpi itu hanya bunga tidur saja. Aneh nya mimpi itu berulang ke malam malam selanjutnya. Hingga akhirnya lastri menceritakan mimpi itu kepada suaminya.
Pak, aku mimpi aneh. Dan mimpi itu terus terulang... #keluh lastri
Makanya bu, sebelum tidur baca doa dulu #jawab eko
Lastri hanya terdiam mendengar jawaban suaminya.
Malam selanjutnya, udara panas memenuhi setiap ruang rumah lastri.
"Pak, ko tumben ya malam malam begini udaranya panas? Tanya lastri..
Mau hujan kali bu "jawab eko.
Tak berlangsung lama, mereka merasakan kantuk yang luar biasa. Dan akhirnya mereka pun tertidur..
Setelah pulas, lastri bermimpi di datangi lagi oleh seorang kakek berbaju serba hitam. Tetapi kali ini lastri mendapat kan mimpi yang lebih menakutkan. Lastri bermimpi kakek itu merebut bayi nya.
"Nduk, serahkan bayi mu" #pinta sang kakek
"Jangan kek, ini bayi ku" ucap lastri
Sang kakek pun memaksa, merebut bayi yang berada di pelukan lastri.
Lastri berteriak sekuat tenaga untuk meminta pertolongan, tolong... tolong... selamat kan bayi ku... ucap lastri. Cukup lama lastri berteriak, lalu... lastri pun terbangun mendengar ada suara yang memanggil manggil namanya.
"Bu... bu... ada apa ? Kenapa teriak teriak? Mimpi apa? Segudang pertanyaan yang dilontarkan suaminya
Setelah lastri tersadar, dia meraba perut nya. Dan ternyata perut yang seharusnya besar karena sedang mengandung. Saat itu kempis, seperti tidak ada tanda tanda kehamilan.
Seketika itu jantung lastri berdegup kencang sekali, wajah nya menjadi pucat dan badannya lemas seperti tidak ada tenaga lagi.
Pak... dimana anak ku? Kenapa perut ku kempis? "Ujar lastri...
Suaminya pun langsung memeriksa perut istrinya, dan ternyata benar. Dia melihat perut sang istri kempis seperti sedia kala saat sebelum mengandung.
Lastri pun menangis histeris, dia bingung dengan apa yang menimpanya saat itu. Suaminya mencoba untuk menenangkan lastri, dengan segudang pertanyaan yang memenuhi pikirannya.
Keesokan paginya mereka menceritakan kejadian semalam kepada salah seorang kerabat, dan mereka diantar kan kepada salah seorang sesepuh di tempat itu.
Sesampai nya disana mereka dipersilahkan duduk, seakan akan sudah tau dengan apa yang sudah menimpa mereka. Sesepuh itu berkata "nduk, ikhlas kan"
Lastri pun kaget bukan kepalang, kenapa sesepuh itu tiba tiba bicara seperti itu? Batinnya
Lalu sesepuh itu pun bercerita :
Nduk, ada suami istri di desa tetangga yang bertahun tahun lama nya menginginkan seorang anak, mereka meminta pertolongan kepada salah seorang dukun di desanya.
Dukun itu melakukan ritual pemindahan janin dengan cara membuat sebuah benda yang telah diisi mantra.
Yang apabila benda itu dilangkahi oleh wanita yang sedang hamil maka nantinya si janin akan berpindah ke rahim wanita yang memintanya.
Dan itulah yang terjadi pada mu nduk...
Janin yang sudah berpindah tidak bisa di ambil lagi, oleh sebab itu ikhlas kan. Agar hati dan hidup mu tentram.
Lalu lastri diminta untuk mandi air kembang yang dipercaya dapat mensucikan diri dari hal hal mistis lainnya.
Waktu pun berlalu, tetapi lastri belum juga bisa melupakan kejadian itu. Karena kasihan, suaminya pun membawanya pergi. Dan kembali tinggal di kota seperti sedia kala.
Itu lah kisah ku malam ini, mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Baik dalam penulisan ataupun alur cerita.
Selamat malam,
Salam,
Yp19
Komentar
Posting Komentar
Selamat datang dan terima kasih masukan nya.
🙏