Toilet Sèkølah

Selamat malam,

Kisah kali ini diangkat dari pengalaman pribadi ku semasa sekolah.

Kejadian ini aku alami sekitar tahun 90 an, saat itu usia ku baru 14 tahun. 

Seperti biasa aku mengikuti kegiatan extra kurikuler di sekolah hingga pukul 17.00 sore. Tetapi ada yang tidak biasa di hari itu, aku melihat seorang perempuan seumuran ku. Memakai baju seragam sedang berdiri di sudut kelas.

Siapa dia? Kenapa aku baru melihatnya? Apakah murid baru?? Segudang pertanyaan memenuhi kepala ku. 

Awalnya aku tidak memperdulikannya, tetapi hingga jam eskul mulai habis perempuan itu masih saja berdiri disana sambil memandang ke arah kami.

Karena kasihan aku pun menghampirinya. Tetapi setelah aku hampiri, perempuan itu pergi. Lalu ku hentikan langkahku, dia pun berhenti dan menoleh ke arah ku. 

Mungkin dia malu dan ingin mengajak ku ke suatu tempat "pikir ku.

Lalu ku ikuti perempuan itu, tetapi....

Ku lihat dia memasuki toilet sekolah..

Ooh, mungkin dia minta di antar ke toilet. "Pikir ku lagi.

Akupun mengikutinya lagi, setelah dia menutup pintu.. aku mendengar suara tangisan, sedih sekali.

Lalu ku coba mengetuk pintu toilet.. kenapa? Kamu menangis? Kenapa? Tanya ku

Tak lama mengetuk pintu toilet, aku di kejutkan oleh sebuah tangan yang memegang pundak ku.

Nak, kenapa ada disini sendirian??  Suara itu menyapa ku

Ooh, ternyata penjaga sekolah. Batin ku

Aku tidak sendirian pak, aku mengantar teman. Jawab ku

Sekarang dimana teman nya? Tanya penjaga sekolah

Di dalam pak, sedang menangis. Jawab ku

Lalu penjaga sekolah membantu mengetuk pintu toilet dimana perempuan itu berada. Tapi, setelah pintu toilet itu di buka... ternyata perempuan itu tidak ada.

Astaga, kemana perempuan itu? Gumam ku..

Penjaga sekolah melihat ku heran, dan dia menyuruh ku untuk pulang.

Akhirnya aku pergi dengan diantar pak penjaga  sampai ke gerbang sekolah.

Hati hati ya nak. "Kata penjaga sekolah"

Aku hanya bisa mengangguk terdiam. Benak ku dipenuhi dengan segudang pertanyaan tentang perempuan itu.

Tetapi entah kenapa saat di perjalanan, aku merasakan sesuatu masuk dari ibu jari kaki ku. Dan menjalar ke seluruh tubuh ku.

Yaa, tiba tiba aku merasakan suhu tubuh ku menjadi panas. Aku lemas, seperti tidak ada tenaga.

Sesampai nya di rumah, aku langsung masuk ke kamar. Aku merasakan ada yang tidak beres dengan ku.

Orang tua ku datang menghampiri ku, dan bertanya ada apa.

Aku hanya bisa mengerang kesakitan, seperti ada sesuatu yang menusuk nusuk tubuh ku... sakit sekali.

Demam ini, tinggi sekali "ku dengar orang tua ku bicara"

Lebih dari 3 hari aku di serang demam yang tidak kunjung hilang. 

Entah apa penyebabnya...

Setelah kesehatan ku pulih, aku kembali ke sekolah. Dan ternyata ada peraturan baru yang bertulis kan

"Jam extra kurikuler mulai pukul 12.00 - 15.00, dan siswa siswi hanya boleh mengikuti 1 kegiatan extra kurikuler"

Sampai disini kisah ku, semoga terhibur. 

Salam,

Yp19






Komentar