Arwah korban tabrak lari.

Selamat malam,

Kisah ini terjadi tepatnya 1 bulan yang lalu, dan kisah ini aku angkat berdasarkan pengalaman pribadi salah seorang kerabat ayah ku. Sebut saja namanya Pak Eros.

Saat ini aku memposisikan diri sebagai Pak Eros, beginilah kisah ku...

Aku tinggal di sebuah desa terpencil, sebut saja desa x. Desa ku itu terbilang sangat sepi karena jarang sekali terdapat rumah, disepanjang jalan banyak ditemui pohon bambu dan ilalang.

Hari itu, kira kira pukul 23.15. Ketika itu aku memang pulang larut, karena aku mendapat sift ke 3 dari tempat kerja ku. Di tengah tengah perjalanan aku menemukan seseorang sedang berjalan sendirian. Dia mengibas ngibas rerumputan seperti sedang mencari sesuatu.

Aku pun berhenti, hendak menolongnya. Kasian, mungkin ada yang terjatuh. "Batin ku". Setelah aku hampiri, aku mendengar orang itu berkata 'tolong... tolong.. sambil menangis'... Hati ku bertambah iba padanya...

Lalu ku coba bertanya "Pak, bapak sedang mencari apa? Ujarku.

Dan dia menjawab 'mata ku, tolong carikan mata ku'

Hah, apa?? Mata?? Apa aku salah dengar?? Batin ku

Lalu ku coba lagi bertanya. Pak, bapak sedang mencari apa?? Boleh saya bantu pak??

Dan ketika dia menoleh ke arah ku, alangkah terkejutnya ketika ku melihat dia tidak mempunyai bola mata dengan wajah hancur penuh darah. Saat itu juga aku berlari meninggalkannya, sampai aku melupakan sepeda motor ku. Yang ada didalam pikiranku saat itu hanyalah pergi sejauh mungkin.

Sesampainya dirumah aku tersungkur, kaki ku lemas. Entah seberapa jauh aku berlari..........

Pak, kenapa pak? Ada apa? Kenapa sampai begini pak? Tanya istri ku yang terlihat sangat risau.

Aku hanya bisa diam, nafas ku tidak beraturan. Dada ku sesak, dan tiba tiba semua menjadi gelap. Yaa.. aku pingsan entah berapa lama. Ketika aku membuka mata, aku sudah dikelilingi oleh keluarga ku. Anak istriku menangis, dengan raut wajah penuh kekhawatiran akan diriku.

Sejenak aku mengistirahatkan diri, lalu aku mulai bercerita tentang kejadian yang menimpaku. Pagi harinya aku diantar ketempat kejadian semalam, untuk mengambil sepeda motor ku. Alhamdulillah masih ada, masih rejeki ku "batin ku

Di sana aku bertemu dengan penduduk setempat, mereka melihatku bingung dan bertanya ada apa? Kenapa sepeda motor ditinggal disini? Dan aku pun menjelaskan kejadian semalam. Mereka pun bercerita:

Iya pak, kemarin siang memang ada musibah disini. Ada seorang laki laki yang mengendarai motor ugal ugalan, terjatuh dan terlindas mobil. Dan na'as nya lagi mobil itu pergi, melarikan diri. Kalau benar yang bapak ceritakan tentang kejadian semalam mari kita bantu carikan bola matanya pak. Supaya arwahnya tenang disana, dan tidak mengganggu warga sekitar lagi.

Kami pun mulai mencarinya, dan tak lama kemudian ada seseorang warga yang berteriak...... "pak, bu tolong kesini... ketemu... ketemu... pak, bu" lalu kami pun menghampiri nya, setelah aku melihat bola mata itu tiba tiba kepala ku berputar perut ku mual dan tidak bisa ku kendalikan. Lagi lagi aku tersungkur, badan ku seketika lemas tidak berdaya.

Aku pun di bawa ke salah satu rumah warga, untuk beristirahat dan menenangkan diri sejenak. Salah satu dari warga segera menghubungi pihak berwajib. Tak lama merekapun datang membawa perlengkapan untuk membawa bola mata itu. Proses penyidikan pun selesai, lalu mereka pergi.

Begitu tubuh ku terasa normal kembali, aku pun pamit pulang. Dan tak lupa ku ucapkan terima kasih karena mereka sudah mau percaya cerita ku dan juga ikut membantu ku. 

Semoga arwah nya tenang, "batin ku.

Sesampainya dirumah, aku langsung bergegas membersihkan diri dan beristirahat. "Aku terbangun, setelah aku sadar aku sudah di tempat kejadian itu. Dimana aku??? Kenapa aku kembali kesini??? Di tengah tengah kebingunganku aku di kejutkan oleh seseorang yang menepuk pundak ku.

Setelah aku menoleh kebelakang, ternyata dia... dia yang aku lihat malam itu.. tetapi kali ini lengkap dengan kedua bola mata nya. Dia tersenyum pada ku, dan berkata "Terima kasih" lalu pergi menghilang dalam kegelapan.

"Pak... pak... aku mendengar suara istri ku. Dan aku pun terbangun dari tidurku...

Alhamdulillah cuma mimpi "batinku

Sekian kisah ku malam ini, semoga bisa diambil hikmah dari setiap kejadian. 

Salam,

Yp 19




 


Komentar