Teror Pocong
"Belikan aku kain kafan"
Kisah kali ini aku angkat berdasarkan pengalaman salah seorang adik ku. Kali ini aku memposisikan diri sebagai adik ku. Dan inilah kisah ku:
Selamat malam,
Namaku iwan (samaran) aku bekerja sebagai security di salah satu mall terbesar di daerah cibubur. Hari itu adalah giliran ku untuk menjaga di area gudang, seperti biasa aku dan teman ku bergantian berkeliling.
Saat itu jam bekerja sudah selesai karena jam sudah menunjuk ke angka 21.00 malam. Sebelum bergegas untuk pulang aku memastikan bahwa sudah tidak ada siapa siapa lagi disana. Tetapi bersamaan dengan itu aku merasakan tubuh ku terasa sangat berat. Seperti sedang membawa beban yang sangat banyak.
Sesampainya dirumah, aku langsung berbenah diri dan langsung beranjak untuk beristirahat. Akupun terlelap, tak lama kemudian aku bermimpi ada seseorang yang berkata "belikan aku kain kafan".
Aku terperanjat lalu terbangun, setelah aku terbangun tiba tiba saja aku melihat sesosok pocong sedang bersandar di dinding yang berada tepat di samping ku.
Matanya merah, seperti ingin menerkamku. Aku hanya bisa melantunkan ayat ayat suci di dalam hati. Lalu ku raih selimut dan ku tutupi wajahku. Entah berapa lama pocong itu berdiri di sana, yang pasti setelah kejadian itu tiba tiba saja tubuh ku lemas tidak berdaya.
Suhu tubuhku meningkat tajam, Yaa...aku demam berhari hari lamanya.
Entah bagaimana awal mula nya sampai pocong itu mengikutiku.
Sekian kisah ku, mohon maaf bila masih banyak kekurangan.
Salam,
Yp19
Komentar
Posting Komentar
Selamat datang dan terima kasih masukan nya.
🙏