Wisma Angker
"Bau anyir menyeruak, memenuhi seisi ruangan"
Selamat malam,
Kisah kali ini terjadi di sebuah Wisma yang terletak di kota hujan, hari itu aku dan keluargaku sedang berkunjung ke salah satu tempat pariwisata yang terletak di kota itu. Karena perjalanan yang menurut kami sangat jauh dan melelahkan, akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat di salah satu penginapan yang tidak jauh dari tempat pariwisata yang kami kunjungi.
Awalnya memang aku sudah merasakan ada yang tidak beres dengan wisma itu, karena tempat itu lembab dan memiliki aura yang tidak biasa bagiku. Tapi apalah daya karena anak ku terus saja merajuk ingin segera rehat katanya. Dan kami pun menyewa salah satu kamar di dalam wisma itu.
Jam dinding menunjukan pukul 20.40 waktu itu, suami dan anak anak ku sudah terlelap lebih dulu. Tok...tok... tok... aku mendengar suara ketukan di luar jendela. Tok... tok... tok... suara itu terdengar lagi. Semakin aku acuh, semakin suara itu jelas terdengar.
Ku coba membangunkan suami ku, tapi..... "cuma perasaan kamu saja" gumam suami ku, yang sepertinya sudah sangat letih dan tidak ingin diganggu.
Tok... tok... tok... suara itu terdengar lagi. karena sudah sangat larut aku tidak memperdulikan suara ketukan itu. Tetapi tiba tiba, bau anyir menyeruak, memenuhi seisi ruangan.
"bau apa ini? batin ku, aku berusaha mencari sumber bau itu , tetapi aku tidak menemukan nya. Tak lama kemudian aku melihat lemari yang bergerak sendiri, seperti ada yang menggerakkannya. Ku buka lemari itu, dan ternyata lemari itu kosong.
Apa itu tadi?, kenapa lemari ini bergerak sendiri? bau anyir dari mana ini? segudang pertanyaan memenuhi kepala ku. Tak sampai disitu, belum juga terjawab semua teka teki yang ada di kepala ku. Tiba tiba aku mendengar suara tangisan, tangisan yang terdengar sangat menyayat hati. Tangisan yang dibarengi suara ketukan di luar jendela.
Kali ini aku tidak diam saja, ku beranikan diri membuka tirai jendela dan ternyata.............................. Ku melihat sesosok perempuan sedang berdiri tepat di depan ku, dia tersenyum sambil melambaikan tangan nya seolah olah sedang memanggil ku.
Seketika itu juga aku terperanjat, ku bangunkan kan suami dan anak anak ku. Ingin rasanya aku pergi dari wisma itu, karena aku takut perempuan itu akan mengganggu keluarga ku. Tetapi suami ku berkata "tidak ada apa apa, mungkin kamu lelah. Ya sudah istirahat sana biar saya yang menjaga kalian" Ujar suami ku.
Akhirnya aku menurut saja, mungkin aku memang lelah " batin ku. Walau pun suami ku terjaga semalaman tetap saja aku tidak bisa memejamkan mata ku. Wajah perempuan itu selalu terbayang bayang di benakku.
Pagi hari nya, aku langsung berkemas untuk segera pergi dari tempat itu. Karena penasaran aku pun menghampiri si penjaga wisma, aku menceritakan kejadian yang aku alami semalam. Tetapi penjaga itu hanya tersenyum, tidak ada sepatah kata pun keluar dari bibir nya.
Setelah aku keluar dari wisma itu, aku mencoba mencari informasi tentang wisma itu dengan mendatangi sebuah warung kecil yang berada tepat di sebrang jalan.
"Ooh itu, dulu memang sempat ada yang meninggal disitu neng. Ujar pemilik warung.
Meninggal kenapa pak? tanya ku penasaran
"Kalau motifnya ga tau neng, cuma denger denger waktu itu ada pengunjung yang ga keluar keluar kamar. Pas di periksa ternyata udah ngga bernyawa" cerita pemilik warung
Pernah dengar kejadian seperti saya pak? tanya ku lagi, masih penasaran
"Wah sering neng, diganggu juga seperti neng. Malah ada yang sampai kerasukan" terang pemilik warung
"Sudah cukup mah, ayo kita pulang. Nanti keburu macet di jalan" Ujar suami ku
Dan akhirnya aku pun beranjak untuk pulang, di sepanjang perjalanan aku terus saja memikirkan kejadian yang menimpaku semalam. Seakan akan tidak ada habisnya, kehidupan manusia yang penuh warna.
Sekian dulu kisah ku malam ini, semoga terhibur.
Salam,
Yp 19
Komentar
Posting Komentar
Selamat datang dan terima kasih masukan nya.
🙏