Muhasabah di Atas Sajadah

 " Di tengah lantunan dzikir, hadir seraut wajah di atas Sajadah... "

Perjalanan panjang, akhirnya mengantarkan ku pada hari itu. Hari dimana aku menyadari bahwa hidup lebih damai ketika kita mampu mengeŕti arti sebuah kata ikhlas dengan baik.

Meskipun telah banyak tangis yang pecah terlebih dahulu, berharap tak kan ada lagi rasa sesak yang bersemayam di dalam dada. 

Dan seiring bertambahnya usia, aku mulai terbiasa menyederhanakan semua urusan tentang dunia.  

Berhasil ??? Belum... ku rasa. Aku hanya bisa berusaha tenang, karena ku tahu. Allah melihat usaha ku, Allah mendengar doa ku. Dan Allah paham betul keinginanku.

Aku yakin Allah akan permudah dan akan menunjukkan jalan Nya. Karena Allah lebih tahu apa yang ada di dalam hati ku. Dan cukup lah Allah sebagai penolongku.

Di dalam kesunyian ku bentangkan sajadah, memohon pengampunan atas segala dosa dosa ku selama ini. Perasaan yang selalu berkecamuk, ku lerai bersama doa doa di dalam sujud ku. 

Sajadah menjadi saksi bisu, betapa kerasnya aku berusaha selama ini. Namun... ditengah lantunan dzikir, hadir seraut wajah yang sangat ku kenal.

Wajah yang selalu ada di setiap doa ku, wajah yang mengajariku arti kata Ikhĺas walau tak rela. 

Tapi ku yakin, ada sesuatu yang menantiku. Setelah banyak kesabaran, yang akan membuatku terpana hingga aku lupa betapa pedih nya rasa sakit ini.

Ya Allah kuatkan hati ini, untuk menempuh setiap ujian dalam hidup ku.

Ya Allah kuatkan diri ini, untuk menghadapi hari hari yang akan datang.

Pasti ada hikmah yang terselip di setiap ujian, dan sesungguhnya Allah bersama dengan orang orang yang sabar.


Aamiin,


Salam, 

Yp19




Komentar